Hal yang Bisa Dipelajari dari Hasil Undian Euro 2016

Hal yang Bisa Dipelajari dari Hasil Undian Euro 2016-Pembagian grup Euro 2016 yang berlangsung di Prancis mulai 10 Juni hingga 10 Juli 2016 telah selesai dilakukan di Palais des Congres, Prancis. Grup terbagi menjadi enam kolom dari A hingga F, di mana masing-masing grup diisi oleh empat tim.

Hal yang Bisa Dipelajari dari Hasil Undian Euro 2016

Tak ada yang mudah jika konteksnya berbicara mengenai turnamen empat tahunan yang melibatkan antar negara Eropa, karena persaingan yang ketat dan kemajuan sepak bola Benua Biru. Hingga tak ada kategori satu grup neraka, di mana persaingan pada grup tersebut sangat sulit diprediksi.

Namun dua grup dari enam grup yang tersedia, merupakan dua grup sulit karena berisikan negara-negara kuat yang berpotensi membuyarkan prediksi siapa tim favorit yang akan keluar sebagai juara satu dan runner up grup.

Grup apa sajakah itu? Lalu, apa saja yang dapat dipelajari dari hasil undian Euro 2016 itu?

6. Derby Britania Raya

UEFA Euro 2016 Final Draw Ceremony
Grup B berisikan Timnas Inggris, Rusia, Wales dan Slovakia. Ada yang menarik di grup itu, karena berisikan dua negara asal Britania Raya, yakni Inggris dan Wales.

Terakhir kali kedua negara bentrok terjadi pada 2011 di ajang kualifikasi Euro, di mana Inggris menang tipis 1-0. Sejak saat itu, bentrok kedua negara jarang terjadi dan Wales tak pernah lagi berpatisipasi di turnamen selevel Euro atau Piala Dunia.

Bagi tim asuhan Chris Coleman, Euro 2016 akan jadi momen pembuktian Gareth Bale dan kawan-kawan, bahwa generasi mereka lebih baik dari era Ian Rush hingga Ryan Giggs. Inggris jelas harus mewaspadai motivasi dan determinasi negara tetangganya itu.

5. Grup D yang Mengerikan

UEFA Euro 2016 Final Draw Ceremony
Tak ada tim neraka spesial yang memang dihuni negara-negara super kuat. Namun jika berbicara persaingan yang sulit diprediksi, maka jawabannya ada di grup D. Grup yang berisikan juara Euro 2008 dan 2012, Spanyol, Republik Ceko, Turki, dan Kroasia.

La Furia Roja alias Spanyol memang jadi unggulan keluar sebagai juara grup, namun status itu tak memberi jaminan. Pasalnya ketiga tim lainnya juga punya kans untuk menjegal langkah Spanyol dan melaju ke fase berikutnya.

Republik Ceko tampil hebat di kualifikasi Euro grup A dan keluar sebagai juara grup, menyingkirkan Belanda dari perhelatan akbar antar negara Eropa.

Sementara Turki yang juga berada di grup A, menunjukkan mental tangguh dan determinasi tinggi lolos ke Euro 2016. Mereka membuat Belanda terpuruk ke peringkat empat.

Sedangkan Kroasia memiliki kualitas pemain merata di skuatnya. Mereka memiliki Luka Modric dan Ivan Rakitic di lini tengah, dan mengandalkan Mario Mandzukic di lini depan. Euro 2016 juga bukan turnamen baru bagi mereka.

4. Seru di Grup E

UEFA Euro 2016 Final Draw Ceremony
Italia yang ada di pot 2 sebelum undian berlangsung, berpotensi bertemu negara-negara besar yang punya tradisi kuat di Euro 2016. Namun Italia berhasil menghindari potensi segrup dengan Prancis, Inggris, Jerman, Spanyol, Portugal, dan menempati grup E.

Gli Azzurri berada satu grup dengan peringkat satu ranking FIFA, Belgia, negara Britania Raya lainnya, Republik Irlandia dan Swedia, yang lolos melalui fase play off kala menang agregat gol 4-3 melawan Denmark.

Potensi persaingan sengit juga terjadi di grup ini. Italia punya tradisi kuat dan selalu difavoritkan lolos penyisihan grup, Belgia memiliki pemain-pemain yang bermain di klub besar Eropa.

Republik Irlandia punya semangat juang tinggi dalam permainannya, dan Swedia memiliki salah satu penyerang top dunia yang selalu menarik atensi, Zlatan Ibrahimovic. Sang bomber tahu kultur sepakbola Italia karena pernah bermain untuk Juventus, Inter Milan dan AC Milan.

3. Kans Tuan Rumah Tanpa Benzema

France v Armenia - International Friendly
Presiden Asosiasi Sepak Bola Prancis, Noel le Graet dengan tegas mengatakan bahwa Prancis bermain di Euro 2016 tanpa penyerang andalan mereka, Karim Benzema, yang terlibat skandal pemerasan rekaman seks kompatriotnya, Mathieu Valbuena.

Prancis yang bertindak sebagai tuan rumah, berada di grup A bersama Romania, Albania dan Swiss. Secara kasat mata alias melihat kualitas di atas kertas, Prancis seharusnya bisa lolos sebagai juara grup.

Namun tanpa Benzema, Prancis hanya memiliki Olivier Giroud yang cukup memiliki jam terbang membela Les Bleus. Ditambah fakta banyaknya pemain muda yang mengisi skuat Didier Deschamps, Prancis tak boleh sesumbar melaju dengan mudah.

Romania tak pernah kalah di kualifikasi Euro 2016 grup F, dan memiliki kolektivitas permainan yang solid. Sedangkan Albania secara mengejutkan menempati peringkat dua kualifikasi grup I yang diisi Portugal, Denmark, Serbia dan Armenia.

Lalu untuk Swiss, banyak pemain mereka yang tersebar di beberapa klub Eropa dan memiliki pengalaman bermain seperti Xherdan Shaqiri, Vahlon Behrami, Gokhan Inler, dan Johan Djourou.

2. Juara Dunia 2014 Kembali Bertemu Polandia

Germany v Poland - EURO 2016 Qualifier
Jerman dan Polandia merupakan dua negara yang ‘bersahabat’ karena memiliki sisi historis. Banyak kaitan yang dapat dikorelasikan mengenai dua negara itu, mulai dari pemain berdarah Polandia yang besar di Jerman seperti Miroslav Klose dan Lukas Podolski, hingga pemain Polandia yang banyak beredar di Bundesliga.

Pemain seperti Robert Lewandowski, Lukasz Piszczek, Pawel Olkowski, Artur Sobiech, Przemyslaw Tyton bermain di kompetisi tertinggi sepak bola Jerman itu.

Kedua tim juga sudah bertemu satu sama lain di kualifikasi penyisihan grup D, dan sama-sama menang sekali. Polandia menang 2-0 di pertemuan pertama, dan Jerman membalasnya dengan skor 3-1 di pertemuan kedua.

Meski sorotan persaingan grup C terpaku pada kedua negara itu. Mereka tak boleh lengah akan potensi mengejutkan Ukraina yang mengandalkan serangan balik melalui kecepatan duo penyerang sayap mereka, Yevhen Konoplyanka dan Andriy Yarmolenko. Dan juga Irlandia Utara yang mengandalkan permainan kolektif.

1. Portugal Wajib Mewaspadai Duo Negara Kuda Hitam Grup F

Portugal v Denmark - UEFA EURO 2016 Qualifier
Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan berada di grup F bersama Austria, Islandia dan Hungaria. Seleccao das Quinas pantang meremehkan lawan-lawannya, di mana dua lawan mereka berpotensi menjadi negara kejutan Euro 2016.

Islandia tampil perdana di ajang Euro, dan tampil mengejutkan keluar sebagai runner up kualifikasi Euro 2016 grup A sekaligus menyingkirkan Belanda. Kecuali negara yang berada di grup itu, negara-negara Eropa lainnya akan menerka-nerka permainan Islandia yang tidak bergantung dengan satu pemain.

Pun begitu dengan Austria. Tak banyak yang mengikuti sepak terjang mereka, namun di kualifikasi Euro 2016 grup G, David Alaba dan kawan-kawan tak pernah kalah dan hanya satu kali imbang, sisanya diraup dengan kemenangan dan mengumpulkan total 28 poin.

Bagaimana dengan Hungaria? Tim besutan Bernd Stock lolos via jalur play off dan menang agregat gol 3-1 melawan Norwegia. Kombinasi pemain muda dan senior tim Hungaria patut menjadi perhatian di grup F.
Tak pernah mudah membayangkan peta persaingan antar negara Eropa, karena gaya bermain yang nyaris serupa dan memiliki pengembangan teknik yang sama. Kemajuan sepak bola Eropa menyebabkan persaingan Euro lebih menarik disimak ketimbang World Cup. Enam hal di atas, merupakan Hal yang Bisa Dipelajari dari Hasil Undian Euro 2016 serunya persaingan penyisihan grup Euro 2016

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »